Definisi Valve, Tipe serta Fungsinya

February 8, 2021 0 By imgfire.info

4. Ball Valve

Ball Valve merupakan suatu Valve ataupun katup dengan pengontrol aliran berupa disc bundar( semacam bola/ belahan). Bola itu mempunyai lubang, yang terletak di tengah sehingga kala lubang tersebut segaris lurus ataupun sejalan dengan kedua ujung Valve/ katup, hingga aliran hendak terjalin.

Namun kala katup tertutup, posisi lubang terletak tegak lurus terhadap ujung katup, hingga aliran hendak terhalang ataupun tertutup.

Ball valve banyak digunakan

sebab kemudahannya dalam

revisi serta keahlian buat menahan tekanan serta temperatur besar. Bergantung dari material apa mereka dibuat, Bal Valve bisa menahan tekanan sampai 10. 000 Psi serta dengan temperature dekat 200 derajat Celcius.

Ball Valve digunakan secara luas dalam aplikasi industri sebab mereka sangat serbaguna, bisa menahan tekanan sampai 1000 barr serta temperatur sampai 482° F( 250° C). Ukurannya umumnya berkisar 0, 2- 11, 81 inci( 0, 5 centimeter hingga 30 centimeter).

Ball Valve bisa dibuat dari logam, plastik ataupun juga dari bahan keramik. Bolanya kerap dilapisi chrome buat buatnya lebih tahan lama.

Terdapat 2 jenis Ball Valve ialah: Distributor Valve

a. Full bore ball valve

Full bore ball valve merupakan jenis ball valve dengan diameter lubang bolanya sama dengan diameter pipa. Tipe full bore ball valves umumnya digunakan pada

blow down, piggable line, production manifold, pipeline dll.

b. Reduced bore ball valves

Reduced bore ball valves merupakan tipe ball valve yang diameter lubang bolanya tidak seukuran dengan dimensi pipa. Minimum diameter bola katup yang menurun adalah

satu dimensi lebih rendah dari dimensi diameter pipa

sesungguhnya. Misalnya dimensi diameter

pipa 4 inci serta diameter bola valve merupakan 3 inchi.

Serta terdapat 2 tipe jalan pada ball valve, full bore serta reduced bore.

Usage( Guna) Ball Valve:

Flow control/ pengendalian Aliran

Pressure control/ pengendali tekanan

Shut off

Sesuai buat high pressure serta temperatures/ tekanan serta temperatur yang tinggi

Advantages/ kelebihan ball valve:

A very low pressure drop/ kehabisan tekanan sangat rendah

Low leakage/ lumayan tidak sering bocor

Small in size serta ball valve tidak begitu berat bila dibanding dengan valve lain yang sejenis

Gampang dibuka serta tidak gampang terkontaminasi.

Disadvantages/ kekurangan ball valve:

Seat dapat rusak sebab terdapatnya gesekan antara ball dengan seat

Pembukaan handle yang kilat dapat memunculkan water hammer/ palu air pada system sehingga terjalin tekanan yang besar yang dapat mengganggu system/ sambungan serta bilik pipa

Guna dari” Ball Valve” ini buat mengendalikan aliran. Buat valve tipe ini, tata cara buka- tutup jalan memakai bola( disk pada butterfly valve) berlubang ditengahnya. Bila posisi bola terdapat dijalur, valve dalam keadaan tertutup, serta kebalikannya, bila posisi lubang ditengah bola yang terdapat di jalan, valve dalam posisi terbuka.

Kerap dipakai pada proses hydrocarbon, ball valve sanggup mengendalikan besar kecil aliran gas serta uap

paling utama buat tekanan rendah. Valve ini bisa dengan kilat ditutup serta lumayan kedap buat menahan

fluida/ zat cair. Ball valve tidak memakai handwheel, namun memakai ankle buat membuka ataupun menutup valve dengan sudut 90°. Disainnya yang sederhana, meminimalkan turunnya tekanan pada dikala valve dibuka penuh.

5. Plug/ cock Valve

Khasiat dari plug valve merupakan buat fully open serta fully close( isolation ataupun on/ off control).

buat mengendalikan( membuka serta menutup) aliran pada plug valve, plug memiliki celah ataupun lubang tempat aliran melalui. Dikala handle diputar mengarah open position hingga plug hendak berbalik secara rotasi terhadap seat serta bagian yang bercelah hendak melupakan aliran. Tetapi pada dikala handle diputar pada close position hingga plug hendak berbalik secara rotasi terhadap seat serta bagian yang tidak bercelah hendak menahan aliran, sehingga aliran juga hendak menyudahi.

Sama semacam ball ball valve tetapi namun bagian dalamnya bukan berupa bola, melainkan silinder. Sebab tidak terdapat ruangan kosong di dalam tubuh valve, hingga sesuai buat fluida yang berat ataupun memiliki faktor padat semacam lumpur.

Jenis- jenis valve yang lain yang masih tercantum plug valve merupakan:

Three way plug valve: ialah tipe plug valve yang memiliki 3 port( sambungan), 1 buat inlet serta 2 buat outlet. Dengan memakai valve ini hingga dengan gampang kita bisa memusatkan outlet kearah aliran/ pipa yang dikehendaki.

Four way plug valve: Biasa digunakan pada fluida cooling water yang melewati heat exchanger, dimana aliran cooling water dapat dengan gampang dibalikkan arahnya dengan tujuan buat mensterilkan heat exchanger tersebut dari kotoran- kotoran( fouling, sediment, solids).

6. Check Valve

Check valve merupakan perlengkapan yang digunakan buat membuat aliran fluida cuma mengalir ke satu arah saja ataupun supaya tidak terjalin reversed flow/ back flow. buat mengalirkan fluida cuma ke satu arah serta menghindari aliran ke arah kebalikannya. tidak memakai handel buat mengendalikan aliran, tapi

memakai gravitasi serta tekanan dari aliran fluida itu sendiri. Sebab gunanya yang dapat

menghindari aliran balik( backflow) Check Valve kerap digunakan bagaikan pengaman dari sebuah

equipment dalam sistem perpipaan

Aplikasi valve tipe ini bisa ditemukan pada outlet/ discharge dari centrifugal pump.

Kala laju aliran fluida cocok dengan arahnya, laju aliran tersebut akanmembuat

plug ataupun disk membuka. Bila terdapat tekanan yang tiba dari arahberlawanan, hingga plug ataupun disk tersebut hendak menutup.

Check Valve mempunyai perbandingan yang signifikan dari Gate Valve serta Globe Valve. Valve ini di

Baca Juga : Metode menghasilkan kelas online yang interaktif di tengah pandemi COVID- 19: pelajaran dari Singapura

disain buat menghindari aliran balik.

Terdapat sebagian tipe check valve, tetapi terdapat 2 tipe yang sangat universal ialah Swing Check serta Lift Check. Swing Check Valve umumnya dipasangkan dengan Gate Valve, sebaliknya Lift Check Valve oleh sebagian pabrikan digunakan buat mengambil alih guna Ball Valve bagaikan Ball Check Valve. Check Valve tidak memakai handel buat mengendalikan aliran, tetapi memakai gravitasi serta tekanan dari aliran fluida itu sendiri. Sebab gunanya yang bisa menghindari aliran balik( backflow) Check Valve kerap digunakan bagaikan pengaman dari suatu equipment dalam sistem perpipaan.